Selasa, 06 Februari 2018

PENTINYA PENDIDIKAN BAGI SEBUAH BANGSA : HAMID DARMADI

PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI SEBUAH BANGSA
Pendidikan merupakan usaha yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang. 
Dari pengertian di atas mengungkapkan bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk masyarakat dalam memajukan negara. Dan juga sangat penting dalam proses pembangunan negara untuk menjadi negara yang lebih maju. Berkenaan dengan itu Francis Bacon mengatakan “Knowledge is power” Pengetahuan adalah kekuatan selanjutnya Nelson Mandela   Education is most powerfull weapon, we can use to change the world atau Pendidikan adalah senjata paling ampuh, bisa kita gunakan untuk mengubah dunia. Kemajuan teknologi dan perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa Indonesia tidak lagi berdiri sendiri. Indonesia berada di tengah-tengah dunia yang baru, dunia terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan negara lain. Semakin berkembangnya ilmu teknologi yang tinggi, semakin jauhnya ketertinggalan  pendidikan bagi anak–anak bangsa yang hidup di daerah terpencil, terluar dan terdepan sebagai beranda depan bangsa.

Kalau boleh jujur kita katakana sampai saat ini masih banyak sekolah yang tidak mempunyai gedung yang layak. Masih terbatasnya kualitas guru dan kurangnya guru yang mengajar para siswa terutama di daerah perbatasan dan beranda depan negara. Sehingga pelajaran yang seyogianya dijalankan tidak efisien. Rendahnya kualitas siswa karena banyak siswa yang tidak mendapatkan haknya untuk bersekolah.  Karena itu siswa tidak mendapatkan ilmu yang sesuai dengan umurnya yang di dapat oleh para siswa lainnya di kota. Hal ini menjadi keprihatinan yang besar karena jika masalah ini tidak dituntaskan, pembangunan negara bangsa tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Hal yang teramat sering menjadi kendala disamping sarana prasarana juga adalah mahalnya biaya pendidikan.
Sesungguhnya Pemerintahlah berkewajiban menjamin setiap warga negaranya memperoleh pendidikan yang layak sesuai dengan pasal 31 UUD 1945 yang mengatakan: (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undangundang. (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurangkurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari aggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.  (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu.

Banyak sekolah-sekolah elite di kota besar dengan sarana prasarana yang lengkap. Sedangkan di kota-kota terpencil, jangankan sarana yang memadai, gedung sekolah pun tidak jarang hanhya terbuat dari anyaman rotan/bambu yang di dalamnya diisi dengan bangku-bangku yang berkayu lapuk, yang musim hujan kebasahan, musim kemarau siswanya kepanasan.  Secara kependudukan mereka juga adalah warganegara Indonesia yang tinggal di pelosok negeri mestinya berhak mendapatkan sarana prasarana pendidikan yang cukup.
Kesadaran masyarakat di daerah pedalaman akan arti pentingnya pendidikan bagi sebuah warga negara juga memberikan kontribusi yang signifikan menyumnbang akan keterbelakangan pendidikan di daerah pedalam, terpencil, terluar dan terdepan. Hal ini dapat diketahui dari masih banyak anak-anak yang lebih memilih untuk membantu orangtuanya untuk bercocok tanam di sawah dibandingkan untuk menimba ilmu di sekolah. Hal ini juga disumbangkan oleh mereka yang belum mengerti akan pentingnya pendidikan bagi dirinya maupun sebuah bangsa yang berdasulat.

Solusi dari berbagai permasalahan di atas dapat diperbaiki dengan komitmen pemerintah yang kuat demi pengembangan pendidikan di daerah-daerah terpencil mulai dari pendanaan, penyediaan fasilitas, dan tenaga pendidik yang cukup. Besar harapan Indonesia untuk menjadi negara yang mempunyai pendidikan yang merata. Masih banyak anak–anak yang ingin mendapatkan fasilitas untuk bersekolah dengan layak seperti halnya di kota–kota besar. Sehingga banyak anak–anak Indonesia yang dapat berkembang dan menyatukan Indonesia atas nama pendidikan. Semoga.